waktu makan, di pinggan muka dia
waktu mandi, di dinding wajahnya saja
waktu tidur, di bantal ada dia
Saat lagi berantem, pasti semua jelek
tika makan, lauk hanya di cuit dikit
tika mandi, air terasa dingin
tika tidur, mata sulit untuk tutup
Dan tika hubungan itu kembali terjalin
pabila makan, lauk di pinggan lagi habis
pabila mandi, terasa nyaman sekali
pabila tidur, lagi lena diulit mimpi
Saat pertama kali bertemu,
harus ada perasaan malu
semuanya serba tak menentu
dan ceria haruslah bersatu
Tapi bila kerap ketemu
ada saja halangan bertamu
pasti bergaduh tak kira waktu
saat itu menyesal kerna bertemu
Bila kerap berantem
jiwa rasa tak tenang
hati rasa tak tenteram
curiga mula tertandang
Dan akhirnya cinta itu terlerai
kasih yang terjalin, terputus
sayang yang tersisa, terhapus
rindu yang ada hanya mampu di biar sepi
Tapi yang ada hanya
benci yang meluap
dendam yang terpendam
seksa yang tersisa
Namun, harus diakui kenyataan ini
dia yang kau benci, masih tetap kau cintai
dia yang kau dendam, mampu memadam amarahmu
dia yang menyeksamu, tetap jua bertahta di hatimu
Sampai kapan pun, hingga kau ketemu penggantinya
dia tetap istimewa di hatimu
dia masih yang amat kau cintai
dia jua yang terlalu kau sayangi
Sekalipun kau perlihatkan ketenanganmu
tapi tersimpan gusar dalam hatimu
sedih dan pilu kemudian bersatu
membuatkanmu jadi tak menentu
![]() |
| ketahui olehmu sang arjunaku sampai saat ini........ |

No comments:
Post a Comment